Image source: http://penyakit-jantung.com/wp-content/uploads/2016/02/obat-jantung.gif Sebagian besar orang menerka mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam serta kolesterol. Meskipun sahih, tetapi hal itu belum relatif. Jadi coba simak tips diet untuk mencegah penyakit jantung selengkapnya seperti yg dilansir menurut Live Science berikut merupakan.
Mencoba buah serta sayur baru
Setiap minggu, cobalah mengonsumsi buah atau sayur yg belum pernah Knda makan sebelumnya. Knda mungkin akan menyukai atau bahkan nir menyukainya sama sekali. Cara ini dilakukan demi mencegah kebosanan terhadap kuliner yg menyehatkan.
Jalan-jalan ke perkebunan
Tidak terdapat salahnya menyisihkan ketika untuk jalan-jalan ke perkebunan, tomat contohnya, sambil memetik sayuran pada sana. Aktivitas ini sangat menyenangkan sekaligus berguna karena Knda dapat mendapatkan produk segar secara langsung.
Vegetarian seminggu sekali
Cobalah satu kali dalam seminggu untu...
1. Brazil Nuts (Kacang Brasil)
Kacang Brasil yang memiliki bentuk cukup besar ini kaya akan kandungan Selenium yang sangat baik untuk melawan infeksi dan berperan penting dalam proses reproduksi. Mengonsumsi satu kacang Brazil dapat memberikan hingga 90mcg selenium yang hampir dua kali lebih banyak dari yang dibutuhkan oleh tubuh dalam sehari.
Tapi mengkonsumsi lebih dari satu biji kacang brasil setiap harinya, dapat menyebabkan kerontokan rambut, gangguan lambung, dan masalah neurologis ringan hingga serangan jantung dan gagal ginjal. Untuk itu makanlah satu atau dua kacang dalam dalam satu minggu.
2. Bayam, Bit, dan Lobak Swiss
Ketiga sayuran ini kaya akan gizi serta mengandung senyawa alami yang disebut oksalat. Oksalat bekerja sebagai prebiotik yakni memberikan makan pada bakteri baik dalam usus. Namun jika Anda penderita batu ginjal, sayuran ini mungkin akan berakibat buruk.
"Ginjal seharusnya menyaring senyawa ini untuk keluar. Tapi pada seseorang yang rentan terhadap batu ginjal, maka ginjal akan memiliki waktu yang lama untuk melakukannya. Dan ini berakibat pada penumpukan dan pembentukan batu ginjal," kata dokter Jessica Cording, seperti dikutip Womenshealthmag, Rabu (8/6/2016).
Comments
Post a Comment