Skip to main content

Tips diet untuk mencegah penyakit jantung

Image source: http://penyakit-jantung.com/wp-content/uploads/2016/02/obat-jantung.gif Sebagian besar orang menerka mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam serta kolesterol. Meskipun sahih, tetapi hal itu belum relatif. Jadi coba simak tips diet untuk mencegah penyakit jantung selengkapnya seperti yg dilansir menurut Live Science berikut merupakan. Mencoba buah serta sayur baru Setiap minggu, cobalah mengonsumsi buah atau sayur yg belum pernah Knda makan sebelumnya. Knda mungkin akan menyukai atau bahkan nir menyukainya sama sekali. Cara ini dilakukan demi mencegah kebosanan terhadap kuliner yg menyehatkan. Jalan-jalan ke perkebunan Tidak terdapat salahnya menyisihkan ketika untuk jalan-jalan ke perkebunan, tomat contohnya, sambil memetik sayuran pada sana. Aktivitas ini sangat menyenangkan sekaligus berguna karena Knda dapat mendapatkan produk segar secara langsung. Vegetarian seminggu sekali Cobalah satu kali dalam seminggu untu...

Diet Sehat untuk Membantu Pengobatan Kanker Otak

Diet Sehat untuk Membantu Pengobatan Kanker Otak

Image source: http://artikel.cancerhelps.com/wp-content/uploads/2015/11/Obat-Kanker-Payudara-Thyponium-777x350.png

Diet buat Kanker Otak

Ada dua diet spesifik yang harus dipertimbangkan buat membantu mengobati kanker otak, baik secara terpisah atau dalam kombinasi.

Diet ketogenik

Adalah diet dengan pola makan makanan berlemak tinggi, protein tinggi, dengan karbohidrat sangat rendah. Yang biasanya pula dipergunakan buat mengobati epilepsi (Porta N et al 2009).

Tanpa karbohidrat, tubuh bergeser dari menggunakan glukosa menjadi keton buat energi. Sel-sel otak yang sehat dapat memanfaatkan baik glukosa atau keton. Akhirnya sel-sel kanker otak hanya dapat membakar glukosa sehingga terjadi kelaparan pada sel-sel tumor / kanker otak.

Sebuah studi 2007 menguji teori ini pada tikus yang ditanamkan dengan sel kanker otak ganas. Kelompok satu diberi makan dan minuman tinggi lemak dan protein serta karbohidrat yang dirancang buat menyebabkan ketosis pada anak dengan epilepsi, dan kelompok kedua diberi makan karbohidrat tinggi. Akhirnya kelompok yang diberik makanan rendah karbohidrat mengalami penurunan pertumbuhan tumor otak sekitar 35-65%, tergantung pada baris tumor, dan secara signifikan meningkatkan kesehatan dan kelangsungan hidupnya dibandingkan dengan kelompok, yang diberi diet rendah lemak dan tinggi karbohidrat (Zhou W et al 2007).

Pada tahun 1995, dokter dari Case Western Reserve melaporkan mengobati dua gadis muda yang menderita astrocytomas dengan rdiet ketogenik. Salah seorang gadis memiliki respon klinis yang menguntungkan tanpa perkembangan penyakit dilaporkan selama 12 bulan pada saat publikasi (Nebeling LC et al 1995).

Pada bulan April 2010, sebuah laporan perkara yang dipublikasikan menggambarkan sebuah pasien wanita yang lebih tua dirawat alasannya adalah glioblastoma multiforme dengan air awal 2-hari puasa diikuti dengan diet ketogenik dan kemudian hanya diet kalori dibatasi. Tumor menurun selama pengobatan, semakin kecil pada scan berikutnya dari Januari hingga Juli, di mana titik pasien ketika berhenti mengikuti diet. Tumor pergi sepuluh minggu kemudian (Zuccoli G et al 2010).

Pada titik ini bukti yang mendukung pengelolaan kanker otak melalui diet ketogenik yang menarik, dan risiko yang minimal (Seyfried TN et al 2010).

Diet Pembatasan Kalori

Pembatasan kalori pula muncul buat memperlambat pertumbuhan kanker otak. Sebuah studi pada tahun 2002 melaporkan percobaan pada tikus yang disuntikan sel kanker / tumor otak. Dibandingkan dengan tikus yang tidak dibatasi asupan makanan mereka, tumor otak pada tikus pada diet kalori terbatas tumbuh lebih lambat, kurang padat, dan ditampilkan kurang angiogenesis (membangun pembuluh darah baru buat memberi makan tumor). Sel-sel tumor pada tikus kalori-terbatas lebih cenderung mengalami apoptosis ( bunuh diri sel kanker otak ) (Mukherjee P et al, 2002).

A pada Juli 2010 penelitian lain mengungkapkan bahwa Pembatasan kalori efektif dalam mengurangi pertumbuhan tumor dan kanker otak ganas dan serta mencegah invasi ke jaringan tubuh lain / metastasis (Shelton LM et al 2010).

Pembatasan kalori, meskipun mungkin menjadikan tubuh dalam ketosis, diduga bertindak tidak sinkron daripada diet ketogenik. Kelaparan menempatkan stres ringan pada tubuh. Stres ringan yang, pada gilirannya, diduga membuat reaksi hormetic kebangkitan prosedur pelindung dalam tubuh, merangsang sel-sel individual buat melawan kanker (Kouda K et al 2010).

Para peneliti di Boston College sekarang mengusut pelaksanaan simultan dari kedua strategi diet dengan menggunakan diet ketogenik dan diet pembatasan kalori terhadap kanker otak (Seyfried TN et al 2008).

Ringkasan

Mengingat kekurangan pengobatan medis standar dalam mengobati atau mengendalikan tumor otak ganas, pendekatan diet ini bisa menjadi salah satu alternatif buat membantu proses penyembuhan kanker otak. Di dampingi dengan suplemen gizi, di samping standar onkologi medis perawatan, adalah pilihan pengobatan yang menawarkan harapan kepada mereka yang menderita kanker otak.

Karena adanya efek sinergis antara berbagai nutrisi anti-kanker dan fitokimia. Yayasan Life Extension merekomendasikan penggunaan berbagai zat herbal daripada mencoba buat mengandalkan dosis besar nutrisi tunggal buat melawan kanker.

Antidepresan dan tumor otak

Orang dengan tumor otak harus selektif terhadap antidepresan.

Ada kimia yang didesain di otak yang disebut glial cell-line yang diturunkan dari faktor neurotropik (GDNF). Ini biasanya membantu kelangsungan hidup neuron setelah cedera. Masalahnya adalah bahwa hal itu pula membantu sel-sel kanker dan tumor otak bertahan hidup, khususnya, glioma. Hal ini pula membantu sel-sel tumor bermigrasi dan menyerang jaringan otak sekitarnya (Lu DY et al 2010, Lagu H et al 2006, Wan G et al 2010).

Banyak antidepresan meningkatkan GDNF dan dengan demikian dapat membantu sel-sel tumor bertahan terhadap pengobatan. Serotonin meningkatkan GDNF (Tsuchioka M et al 2008). Antidepresan diklasifikasikan sebagai selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) yang meningkatkan kadar serotonin di otak, oleh alasannya adalah itu dapat meningkatkan GDNF, meningkatkan kelangsungan hidup tumor dan membantu menyebar lebih jauh ke dalam otak.

Sementara SSRI mungkin menimbulkan problem, antidepresan trisiklik tertentu mungkin memiliki kegunaan dalam mengobati tumor otak. Sebuah penelitian pada tahun 2010 melaporkan efek beberapa antidepresan trisiklik pada tingkat respirasi seluler dari sel glioma ganas. Tarif respirasi selular Menurunkan adalah ukuran tidak langsung dari peningkatan apoptosis. Clomipramine (Anafranil) adalah inhibitor yang paling digdaya dari respirasi selular di sel glioma. Bahkan lebih menarik, menggabungkan clomipramine dengan deksametason obat steroid memiliki efek sinergis, meningkatkan nomor kematian sel kanker lebih tinggi (Higgins SC et al 2010). Penelitian ini masih dalam tahap awal. Di masa depan, meskipun, dokter masih mungkin meresepkan antidepresan tertentu selama pengobatan kanker otak dengan tujuan meningkatkan kematian sel tumor.

Steroid adalah problem potensial pada pasien dengan kanker otak. Hampir semua pasien yang menjalani operasi atau pengobatan radiasi akan diresepkan beberapa bentuk obat steroid, seperti prednison, sebagai bagian dari pengobatan mereka. Obat ini dibutuhkan buat mengurangi pembengkakan otak. Masalahnya adalah bahwa obat ini dapat menghambat apoptosis pada sel glioma, mencegah kematian sel kanker. Sebuah paper pada tahun 2000 menyimpulkan,,: "Karena glukokortikoid tidak jarang dipergunakan dalam pengobatan glioma buat meringankan edema serebral, penghambatan apoptosis oleh senyawa ini berpotensi mengganggu efektivitas obat kemoterapi" (Gorman AM et al 2000). Steroid pula memblokir obat camptothecin buat membunuh sel kanker glioma (Qian YH et al 2009).

Pasien harus berhati-hati dalam menggunakan obat ini. Sekarang penggunaan kurkumin dari kunuit putih dan Boswellia dapat bertindak buat mengurangi peradangan, sehingga bisa mengurangi kebutuhan buat steroid.

Comments

Popular posts from this blog

5 Makanan Sehat agar Kulit Wajah Sehat dan Kinclong

Liputan6.com, Jakarta Anda mungkin berpikir bahwa nutrisi beberapa makanan hanya mempengaruhi kesehatan internal dan berat badan Anda. Namun makanan yang tepat juga dapat meningkatkan kualitas kulit wajah Anda menjadi lebih sehat bahkan kinclong. Anda dapat melihat makanan sebagai bahan baku untuk pabrik. Semakin baik kualitas bahan bakunya, semakin besar pula kemungkinan kita menghasilkan produk yang baik, ujar dokter naturopati di Mississauga, Ontario, Ian Koo. Di bawah ini adalah makanan yang harus Anda konsumsi untuk meningkatkan kesehatan kulit wajah bahkan membuatnya kinclong, seperti dilansir dari Besthealthmag, Senin (17/10/2016). 1. Tomat Mengonsumsi setiap makanan berbasis tomat dapat membantu membersihkan jerawat. Lycopene (fitokimia yang membuat tomat berwarna merah) dapat menurunkan hormon yang mempromosikan tumbuhnya jerawat, ujar seorang dokter naturopati, Alan Logan. Ia menyarankan untuk mengonsumsinya antara tiga sampai lima kali seminggu. ...