Skip to main content

Tips diet untuk mencegah penyakit jantung

Image source: http://penyakit-jantung.com/wp-content/uploads/2016/02/obat-jantung.gif Sebagian besar orang menerka mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam serta kolesterol. Meskipun sahih, tetapi hal itu belum relatif. Jadi coba simak tips diet untuk mencegah penyakit jantung selengkapnya seperti yg dilansir menurut Live Science berikut merupakan. Mencoba buah serta sayur baru Setiap minggu, cobalah mengonsumsi buah atau sayur yg belum pernah Knda makan sebelumnya. Knda mungkin akan menyukai atau bahkan nir menyukainya sama sekali. Cara ini dilakukan demi mencegah kebosanan terhadap kuliner yg menyehatkan. Jalan-jalan ke perkebunan Tidak terdapat salahnya menyisihkan ketika untuk jalan-jalan ke perkebunan, tomat contohnya, sambil memetik sayuran pada sana. Aktivitas ini sangat menyenangkan sekaligus berguna karena Knda dapat mendapatkan produk segar secara langsung. Vegetarian seminggu sekali Cobalah satu kali dalam seminggu untu...

Diabetes Mellitus Tipe II

Diabetes Mellitus Tipe II
Bagaiaman prevalesi peyakit diabetes mellitus?

Secara global, prevalensi penyakit diabetes diderita oleh orang dewasa berusia 18 tahun ke atas sebanyak 9% pada tahun 2014. Kemudianian di seluruh dunia terdapat sebanyak 90% penderita diabetes merupakan penderita diabetes tipe II dan sebagian besar disebabkan oleh kelebihan berat badan dan kurangnya aktivitas fisik. Karena prevalensinya yang semakin meningkat, WHO memperkirakan bahwa penyakit diabetes akan menjadi salah satu penyebab utama kematian. Indonesia menduduki peringkat ke-4 dengan pertumbuhan penderita diabetes 8.426.000 pada tahun 2000 menjadi 21.257.000 orang pad atahun 2030 (WHO, 2015).

Kemudian, pada tahun 2007 penderita diabetes terdapat 1,1% jumlah ini meningkat pada tahun 2013 prevalensi diabetes di Indonesia sebnayak 2,1%. Terdapat 31 provinsi mengalami peningkatan sebnyak 93,9%. Menurut gejala diabetes prevalesi tertinggi terdapat pada usia lebih dari 15 tahun. Provinsi Sulawesi Tengah sebnayak 3,7%, stlah itu Sulawesi Utara 3,6%, Sulawesi Selatan 3,4%.

Apa penyebab diabetes mellitus?

Diabetes mellitus tipe II disebabkan oleh ketidak mampuan tubuh untuk mengefisienkan pemanfaatak insulin yang diproduksi cukup oleh pancreas. Diabetes ini tidak terdiagnosisi dalam jangka waktu yang lama karena kelebihan gula dalam darah tidak cukup amampu memunculkan gejala nyata diabetes.

Faktor-faktor yang menjadi penyebab penyakit ini ada dua yaitu penyebab yang tidak dapat diubah dan dapat diubah. Faktor penyabab yang tidak dapat diubah adalah kelainan genetic, usia, riwayat keluarga DM, riwayat kehamilan dengan bb lahir bayi  > 4000 gram, riwayat DM pada kehamilan, dislipidemia (HDL < 35 mg/dl dan atau trigliserida > 250 mg/dl, dan pernah TGT (toleransi glukosa terganggu) atau GDPT (glukosa darah puasa terganggu). Sedangkan factor yang dapat diubah yaitu stress, pola makan yang salah, minimnya aktivitas fisik, obesitas, merokok, serta hipertensi.

Bagaiamana bentuk pencegeahan penyakit diabetes?

Tentunya setiap orang ingin tetap hidup sehat yang berkualitas, namun kemauan ini pada umumnya tidak didukung oleh perilaku yang mendudkung tercapainya hidup sehat tersebut. Kebanayakan masyarakat Indonesia sendiri tidak menerapkan perilaku pencegahan penyakit. Gaya hidup merugikan kesehatan ini disadari setelah muncunya penyakit.

Untuk mencegah terjadinya penyakit diabetes mellitus diperlukan tindakan intervensi terhadap pola makan. Dengan tidak membudayakan pola makan yang cepat saji dan tinggi lemak, membudayakkan puasa setiap senin dan kamis, intervensi terhadapa akifitas fisik yaitu dengan memeprtahankan gegiatan-gegitan sehbungan dengan aktifitas fiisik, membudayakan kebiasaan jalan kaki, pemberian informasi kepada masyarakat terutama pada perempuan tentang manfaat pemebrian ASI eksklusif gar tidam memberikan susu formula yang terlalu dini, selai itu pemberian informasi pentingnya aktivitas olah raga minimal 15 menit sehari.

Comments

Popular posts from this blog

5 Makanan Sehat agar Kulit Wajah Sehat dan Kinclong

Liputan6.com, Jakarta Anda mungkin berpikir bahwa nutrisi beberapa makanan hanya mempengaruhi kesehatan internal dan berat badan Anda. Namun makanan yang tepat juga dapat meningkatkan kualitas kulit wajah Anda menjadi lebih sehat bahkan kinclong. Anda dapat melihat makanan sebagai bahan baku untuk pabrik. Semakin baik kualitas bahan bakunya, semakin besar pula kemungkinan kita menghasilkan produk yang baik, ujar dokter naturopati di Mississauga, Ontario, Ian Koo. Di bawah ini adalah makanan yang harus Anda konsumsi untuk meningkatkan kesehatan kulit wajah bahkan membuatnya kinclong, seperti dilansir dari Besthealthmag, Senin (17/10/2016). 1. Tomat Mengonsumsi setiap makanan berbasis tomat dapat membantu membersihkan jerawat. Lycopene (fitokimia yang membuat tomat berwarna merah) dapat menurunkan hormon yang mempromosikan tumbuhnya jerawat, ujar seorang dokter naturopati, Alan Logan. Ia menyarankan untuk mengonsumsinya antara tiga sampai lima kali seminggu. ...