Image source: http://penyakit-jantung.com/wp-content/uploads/2016/02/obat-jantung.gif Sebagian besar orang menerka mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam serta kolesterol. Meskipun sahih, tetapi hal itu belum relatif. Jadi coba simak tips diet untuk mencegah penyakit jantung selengkapnya seperti yg dilansir menurut Live Science berikut merupakan.
Mencoba buah serta sayur baru
Setiap minggu, cobalah mengonsumsi buah atau sayur yg belum pernah Knda makan sebelumnya. Knda mungkin akan menyukai atau bahkan nir menyukainya sama sekali. Cara ini dilakukan demi mencegah kebosanan terhadap kuliner yg menyehatkan.
Jalan-jalan ke perkebunan
Tidak terdapat salahnya menyisihkan ketika untuk jalan-jalan ke perkebunan, tomat contohnya, sambil memetik sayuran pada sana. Aktivitas ini sangat menyenangkan sekaligus berguna karena Knda dapat mendapatkan produk segar secara langsung.
Vegetarian seminggu sekali
Cobalah satu kali dalam seminggu untu...
1. Jeruk, kiwi, stroberi, dan paprika
Ada beberapa tipe bakteri di dalam mulut anak. "Beberapa dari bakteri itu bisa menyebabkan gingivitis, yang adalah tahap pertama penyakit gusi," ujar Melvin Pierson, DDS, juru bicara dari Academy of General Dentistry.
Vitamin C di dalam buah-buahan seperti jeruk, jeruk nipis, pepaya, dan stroberi membantu membunuh bakteri ini sekaligus meningkatkan pasokan kolagen dalam gusi.
Sayuran yang juga sehat untuk gusi dan gigi anak adalah, paprika merah, kuning, atau oranye; tomat; dan ubi jalar.
Namun dokter gigi mengatakan, anak setidaknya harus menunggu 30 menit sebelum menyikat gigi setelah makan makanan atau minuman yang mengandung citrus. Ini karena citric acid di dalam buah bisa secara sementara melemahkan tooth gigi dan membuatnya lebih rentah erosi akibat menyikat gigi.
2. Susu, yoghurt, dan keju
Karbohidrat berkanji seperti roti, kentang, dan pasta mengurai menjadi gula. Gula ini memberi makan bakteri jenis lain di mulut yang bisa menyebabkan asam penyebab gigi anak berlubang.
Ketika anak minum susu atau yoghurt dan memakan keju--yang kaya akan kalsium, vitamin D, dan fosfor--hal ini meningkatkan kadar pH di mulut, dan menurunkan kadar asam, dan mengurangi risiko gigi berlubang, ujar Ray J Jurado, DDS, direktur kesehatan gigi anak di Children's Memorial Hospital di Chicago, AS.
Kalsium juga bermanfaat untuk beberapa hal lain: mereka berbaur dengan plak dan menempel di gigi, terus melindungi gigi dari asam yang tertinggal. Kalsium juga memperbaiki tooth yang sudah rusak dan menguatkan tulang yang ada dalam gigi, membuatnya jadi lebih tahan terhadap penyakit periodontal nantinya.
Comments
Post a Comment