Image source: http://penyakit-jantung.com/wp-content/uploads/2016/02/obat-jantung.gif Sebagian besar orang menerka mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam serta kolesterol. Meskipun sahih, tetapi hal itu belum relatif. Jadi coba simak tips diet untuk mencegah penyakit jantung selengkapnya seperti yg dilansir menurut Live Science berikut merupakan.
Mencoba buah serta sayur baru
Setiap minggu, cobalah mengonsumsi buah atau sayur yg belum pernah Knda makan sebelumnya. Knda mungkin akan menyukai atau bahkan nir menyukainya sama sekali. Cara ini dilakukan demi mencegah kebosanan terhadap kuliner yg menyehatkan.
Jalan-jalan ke perkebunan
Tidak terdapat salahnya menyisihkan ketika untuk jalan-jalan ke perkebunan, tomat contohnya, sambil memetik sayuran pada sana. Aktivitas ini sangat menyenangkan sekaligus berguna karena Knda dapat mendapatkan produk segar secara langsung.
Vegetarian seminggu sekali
Cobalah satu kali dalam seminggu untu...

Bila Anda memiliki riwayat keluarga yang pernah memiliki diabetes, sebaiknya waspadai juga gejala-gejala kecil yang berkaitan dengan penyakit ini. Sebuah kasus terbaru menunjukkan bahwa gejala diabetes ternyata juga bisa mirip dengan gejala flu dan demam.
Hal ini dialami oleh Deborah, seorang warga Amerika Serikat berusia 57 tahun yang tak pernah mengetahui bahwa dia memiliki diabetes tipe-2. Awalnya, dia hanya merasa tenggorokannya sakit sehingga dia mengira sedang kena flu atau radang tenggorokan. Namun dia merasa sangat sakit sehingga harus memeriksakan diri ke rumah sakit.
Di sana, deborah dikejutkan dengan hasil pemeriksaan gula darah yang menunjukkan bahwa tingkat gula darahnya telah melonjak 10 kali lipat dari tingkat yang wajar. Saat itu juga, Deborah pingsan dan mengalami koma sesaat. Untungnya Deborah berhasil selamat dari penyakit diabetesnya, namun tak semua orang bisa seberuntung dirinya.
Tingkat gula darah yang sangat tinggi seperti yang dialami Deborah bisa menyebabkan koma diabetes (diabetic koma) dan berakibat fatal. Hal ini disebabkan oleh diabetic ketoacidosis atau diabetic hyperosmolar syndrome. Kedua hal ini sering ditemui pada pasien yang menderita diabetes tipe-2 dan tipe-1, seperti dilansir oleh Health.com (14/11).
Yang paling menakutkan dan harus diwaspadai adalah bahwa sindrom ini biasanya muncul dengan gejala yang mirip dengan flu atau demam. Pasien akan merasa tak bersemangat, selalu merasa lelah, dan otot-otot mereka mulai terasa sakit. Persis seperti ketika seseorang akan mengalami flu.
Untuk menghindari salah tafsir terhadap gejala diabetes yang mirip flu ini, sebaiknya orang yang memiliki risiko tinggi terkena diabetes atau yang memang sudah memiliki diabetes rajin memeriksakan tingkat gula darah mereka secara teratur. Selain itu, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan diri dengan berolahraga dan menjaga makanan yang dikonsumsi.
Jika mengalami gejala flu yang sedikit mencurigakan, jangan remehkan! Langsung periksakan diri ke dokter sekaligus cek tingkat gula darah Anda. Dengan begitu Anda tak akan mengalami lonjakan tingkat gula darah yang bisa membahayakan nyawa seperti yang dialami Deborah. [kun]
Comments
Post a Comment