Image source: http://penyakit-jantung.com/wp-content/uploads/2016/02/obat-jantung.gif Sebagian besar orang menerka mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam serta kolesterol. Meskipun sahih, tetapi hal itu belum relatif. Jadi coba simak tips diet untuk mencegah penyakit jantung selengkapnya seperti yg dilansir menurut Live Science berikut merupakan.
Mencoba buah serta sayur baru
Setiap minggu, cobalah mengonsumsi buah atau sayur yg belum pernah Knda makan sebelumnya. Knda mungkin akan menyukai atau bahkan nir menyukainya sama sekali. Cara ini dilakukan demi mencegah kebosanan terhadap kuliner yg menyehatkan.
Jalan-jalan ke perkebunan
Tidak terdapat salahnya menyisihkan ketika untuk jalan-jalan ke perkebunan, tomat contohnya, sambil memetik sayuran pada sana. Aktivitas ini sangat menyenangkan sekaligus berguna karena Knda dapat mendapatkan produk segar secara langsung.
Vegetarian seminggu sekali
Cobalah satu kali dalam seminggu untu...
Image source: https://mmc.tirto.id/image/2016/09/21/TIRTO-shutterstock_171523613_01.JPG
Penelitian tersebut dipresentasikan kepada Kongres European Society of Cardiology kepada Paris sehabis mengamati 1,tiga juta orang. Hasil penelitian memberitahuakn, 15 berasal 1.000 orang bergolongan darah A, B, atau AB menderita serangan jantung. Namun, orang bergolongan darah O risikonya berkurang menjadi 14 berasal 1.000 orang.
Tessa Kole berasal University Medical Centre Groningen kepada Belanda--yg melakukan penelitian--berkata, tidak jelas mengapa muncul peningkatan risiko kepada orang-orang yg golongan darahnya bukan O.
Ada spekulasi alasannya adalah kadar protein pembekuan darah yg lebih tinggi kepada orang menggunakan golongan darah A, B, & AB.
"Di masa depan, golongan darah harus dipertimbangkan dalam evaluasi risiko buat pencegahan penyakit kardiovaskular, bersamaan menggunakan kolesterol, usia, jenis kelamin & tekanan darah sistolik," istilah Dr Kole kepada BBC & dikutip News.com.au, Rabu (tiga/5/2017).
Namun British Heart Foundation berkata, faktor lain cenderung mempunyai impak lebih akbar kepada kesehatan jantung. Risiko penyakit jantung sebagian akbar ditentukan usia & genetika. Sementara perubahan perilaku & gaya hayati misalnya diet, berat badan, & merokok, dapat mempunyai impak paling cepat dalam mengurangi atau memperbesar ,risiko penyakit.
Orang menggunakan golongan darah AB biasanya dipercaya paling berisiko terkena penyakit jantung. Penyakit jantung & stroke merupakan pembunuh terbesar orang Australia, & faktor risiko terbesar keduanya merupakan tekanan darah tinggi.
Comments
Post a Comment