Image source: http://penyakit-jantung.com/wp-content/uploads/2016/02/obat-jantung.gif Sebagian besar orang menerka mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam serta kolesterol. Meskipun sahih, tetapi hal itu belum relatif. Jadi coba simak tips diet untuk mencegah penyakit jantung selengkapnya seperti yg dilansir menurut Live Science berikut merupakan.
Mencoba buah serta sayur baru
Setiap minggu, cobalah mengonsumsi buah atau sayur yg belum pernah Knda makan sebelumnya. Knda mungkin akan menyukai atau bahkan nir menyukainya sama sekali. Cara ini dilakukan demi mencegah kebosanan terhadap kuliner yg menyehatkan.
Jalan-jalan ke perkebunan
Tidak terdapat salahnya menyisihkan ketika untuk jalan-jalan ke perkebunan, tomat contohnya, sambil memetik sayuran pada sana. Aktivitas ini sangat menyenangkan sekaligus berguna karena Knda dapat mendapatkan produk segar secara langsung.
Vegetarian seminggu sekali
Cobalah satu kali dalam seminggu untu...
Image source: http://www.isigood.com/wp-content/uploads/2015/05/jantung.jpg
Tim penelitian yang dipimpin oleh Dr Meian He, seorang epidemiologis dari Department of Nutrition di Harvard School of Public Health, Boston, mengamati 2 penelitian yang mengaitkan antara golongan darah serta penyakit jantung. Penelitian ini melibatkan sekitar 90.000 orang untuk diamati pada tahun 1976 hingga 2006.
Selain mengaitkan penyakit jantung bersama golongan darah, penelitian ini maupun melihat dampak beberapa faktor seperti diet, adat minum, serta sejarah kesehatan famili yang pernah terkena penyakit jantung.
Analisis dari data tersebut menampakan bahwa orang yang termasuk dalam grup golongan darah selain O (berarti A, B, serta AB) memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung koroner. Peningkatan risikonya merupakan 8 persen pada golongan darah A, 11 persen pada golongan darah B, serta 20 persen pada golongan darah AB.
Ini merupakan penelitian terkini yang menampakan adanya relasi antara golongan darah serta risiko penyakit jantung. Namun tidak seluruh pakar jantung setuju bersama hasil temuan ini.
"Tak timbul implikasi secara klinis," istilah Dr Steve Nissen, kepala kardiolog di Cleveland Clinic Foundation, seperti dilansir oleh ABC News (14/08).
"Jenis penelitian ini nir menampakan tingkat ketelitian yang disebut perlu untuk membuktikannya," Kata Dr Jeffret Brinker, pakar jantung dari John Hopkins University.
Bagi ke 2 dokter di atas penelitian ini nir menampakan relasi karena-hasil, sebagai akibatnya kemungkinan tidak akan berarti poly bagi pasien. Brinker berpendapat bahwa nantinya info ini akan menciptakan kesimpulan yang kurang tepat di benak poly orang. Terutama karena golongan darah bersifat genetik, maka orang akan bertanya-tanya bagaimana cara melindungi diri mereka.
Namun, beberapa pakar jantung lainnya menjelaskan bahwa penemuan ini bisa berkhasiat ke depannya.
"Penelitian ini menambahkan literatur yang menampakan relasi signifikan antara golongan darah bersama imbas samping pada jantung," istilah Dr Jeffrey Berger, seorang pakar jantung di NYU Medical Center.
Meski golongan darah tidak bisa diubah, akan tetapi para pakar jantung menyarankan supaya setiap orang memiliki gaya hidup yang sehat.
"Menjalani gaya hidup yang sehat bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung, apapun jenis golongan darah Knda," istilah Dr Robert Eckel, dari Universitas Colorado.
Dengan istilah lain, pasien wajib tetap fokus pada faktor-faktor risiko yang bisa mereka ubah, seperti gaya hidup sehat, mengurangi adat buruk seperti merokok atau minum alkohol. [kun]
Comments
Post a Comment