Image source: http://penyakit-jantung.com/wp-content/uploads/2016/02/obat-jantung.gif Sebagian besar orang menerka mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam serta kolesterol. Meskipun sahih, tetapi hal itu belum relatif. Jadi coba simak tips diet untuk mencegah penyakit jantung selengkapnya seperti yg dilansir menurut Live Science berikut merupakan.
Mencoba buah serta sayur baru
Setiap minggu, cobalah mengonsumsi buah atau sayur yg belum pernah Knda makan sebelumnya. Knda mungkin akan menyukai atau bahkan nir menyukainya sama sekali. Cara ini dilakukan demi mencegah kebosanan terhadap kuliner yg menyehatkan.
Jalan-jalan ke perkebunan
Tidak terdapat salahnya menyisihkan ketika untuk jalan-jalan ke perkebunan, tomat contohnya, sambil memetik sayuran pada sana. Aktivitas ini sangat menyenangkan sekaligus berguna karena Knda dapat mendapatkan produk segar secara langsung.
Vegetarian seminggu sekali
Cobalah satu kali dalam seminggu untu...
Image source: http://cdn1-a.production.images.static6.com/d4bOHrtqX7sstbBAC51s5Tpy8AU=/640x355/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/11277/big/tes-darah130118b.jpg
Sensitif Tinggi ini bahkan mampu mendeteksi risiko jantung perempuan yg sulit ditemukan.
Associate Medical Director, Medical and Scientific Affairs, Abbott Diagnostics Division, Dr. Sickan Jaganathan, menyampaikan, penaksiran tes
darah ini sudah diteliti serta hasilnya cukup signifikan.
"Hasil penelitian modern yg dipublikasikan oleh The Lancet, dipimpin oleh tim peneliti dari University of Edinburgh menemukan
kadar troponin yg optimal dalam darah mampu mengkategorikan kondusif serta mengesampingkan membuktikan agresi jantung," pungkasnya, ketika temu media di Kembang Goela, Jakarta, ditulis Jumat (6/11/2015).
Menurut Jaga, batas troponin laki-laki serta perempuan itu tidak selaras sebab besar jantung masing-masing serta kegiatan memengaruhi.
"Pada alat troponin lama, batasnya artinya 28 pg/ml. Sedangkan menggunakan tes Architectstat Troponin-I (hsTnl) Sensitif Tinggi ini
sebagai lebih khusus. Untuk laki-laki 34,dua pg/ml serta perempuan 15,6 pg/ml. Artinya bila melebihi batas tadi, seseorang mampu dikatakan memiliki penyakit jantung," ungkapnya.
Tak hanya itu, tes darah ini pula mempersingkat waktu inspeksi. Hasil uji lab yg biasa seharian mampu dilakukan dalam waktu 3-6 jam.
Di sisi lain, Dr. Anasthasia Sari Sri Mumpuni. SpJP, Cardiologist and Interventional Cardiologist, RSPI Pondok Indah menyampaikan, tes ini
merupakan langkah sekunder sebab seseorang dokter tetap wajib memperhatikan anamnesa atau riwayat medis seseorang serta faktor risiko lain yg memicu penyakit jantung.
I Putu Edi Mahadi, Head of Customer Experience, PT. Abbott Products Indonesia menambahkan, tes darah ini sudah dipakai di lima rumah sakit misalnya RS Pondok Indah, RS Medistra, RS Mitra Bekasi Barat, RS Premier Jatinegara serta RS Premier Surabaya serta jaringan laboratorium Prodia.
Comments
Post a Comment